Thursday, July 20, 2017

Fitokimia Tumbuhan Meranti Dipterocarpaceae - UNY

Fitokimia Tumbuhan Meranti Dipterocarpaceae - UNY
Penulis: Sri Atun
ISBN: 979-8418-71-9
Harga: Rp.44.000,-
Jika Ada Yang Berminat Silahkan Bisa Hubungi ke Cp : 081804281351 / 085713733627, / 08122779457, Pin BB : D013BC54 / WA:08122779457 / 08122167997
SINOPSIS:
Fokus utama buku ini adalah metode isolasi, penentuan struktur, serta aktivitas biologi dari senyawa-senyawa kimia yang ditemukan dari beberapa spesies tumbuhan meranti. Di samping itu akan diungkapkan juga penelaahan literatur dari peneliti tumbuhan meranti yang lainnya, sehingga dapat diketahui keanekaragaman struktur molekul senyawa kimia dari tumbuhan meranti. Tumbuhan meranti merupakan salah satu kekayaan fauna Indonesia yang menyimpan berbagai struktur biomolekul yang sangat menarik diungkapkan dalam buku ini adalah adanya fungsi biologis dari oligomer resveratrol belum banyak dikemukakan. Hasil penelitian memperlihatkan adanya aktifitas biologi yang berguna dari beberapa senyawa tersebut, seperti antiinflamasi, antibakteri, sitotoksik, bersifat kemopreventif, hepatoprotektif, antikanker, dan anti-HIV.
Resveratrol diisolasi untuk pertama kalinya dari daun tumbuhan vitis vinifera pada tahun 1977 sebagai fitoaleksin, yaitu senyawa antimikroba yang di hasilkan oleh tumbuhan sebagai reaksi terhadap infeksi atau rangsangan fisiologi. Selanjutnya, berbagai aktivitas biologi dari oligomer resveratrol seperti (-)--viniferin, kopaliferol A, kopaliferol B, kanalikulatol, vatikafinol juga memperlihatkan aktivitas sebagai antimikroba terhadat beberapa jenis organisme (Sothesswaran, 1993)/ demikian juga distikol memiliki aktivitas sebagai antibakteri (Sultanbawa, 1987), sedangkan (-)--viniferin dan kanalikulatol dilaporkan memiliki aktivitas sebagai antifungal (Bokel, 1988; Pryce, 1997). Oligoresveratrol merupakan senyawa fenolik yang akhir-akhir ini banyak mendapat perhatian oleh para ahli, oleh karena banyak senyawa yang ditemukan menunjukkan aktivitas biologi yang berguna, seperti antitumor, antiinflamasi, antibakteri, sitotoksik, bersifat kemopreventif, hepatotoksik, dan anti-HIV. Dengan mengetahui keanekaragaman struktur dan bioaktivitas senyawa yang di temukan pada suatu kelompok tumbuhan dapat digunakan untuk menembangkan penelitian dalam beberapa disiplin ilmu lainnya, seperti farmakologi, kemotaksonomi, komesistematik, maupun biosintesis. Buku ini diharapkan sebagai referensi bagi mahasiswa maupun peneliti di bidang kimia organik. Metode isolasi dan penentuan struktur senyawa alam.