Sunday, February 9, 2014

Paradigma Baru Parawisata

Paradigma Baru Parawisata
Judul : Paradigma Baru Pariwisata: Sebuah Kajian Filsafat
Penulis : Sarbini Mbah Ben
Cetakan : Pertama, Oktober 2010
Penerbit : Kaukaba
Tebal : 180 hlm
Ukuran : 14cm x 21cm
Harga : Rp. 20.000
Sinopsis:
Buku yang ada di tangan pembaca ini cukup komperhensif dalam segi filsafat ilmu, ditambah pengalaman panjang dalam dunia pariwisata penulisnya telah menyediakan ragam data serta pengayaan material yang akan dioleh menjadi ilmu Pariwisata. Cukup menggelitik ketika menghadirkan dua tokoh sains kontroversial abad terakhir, yang hijrah ke filsafat di puncak karir intelektualnya: Imre Lakatos dan Thomas Kuhn, sebagai basis mengembangkan paradigma baru Pariwisata.
Lakatos dan Kuhn memang teruji sebagai frame pembongkaran paradigma lama dan menggambarkan peta pemikiran kelimuan yang sejatinya tidak pernah mapan selain core yang mewarnai ilmu itu sendiri. Akan lebih lengkap dan kaya jika Feyerabend dipinjam menyempurnakan paradigm shift Kuhn-Lakatos dalam konteks filsafat ilmu. Dalam filsafat ilmu Feyerabend sendiri menyatakan dirinya telah terinfeksi virus Lakatos, hingga ia bertahan dalam “Against method”. Lantaran meminjam analog Kuhn dan Lakatos, maka buku ini pun harus bertahan seibarat Against Method  Feyerabend—sebagai kontingensi Kuhn-Lakatos—yang tetap defend dari serbuan pemikiran lain.